Posts Tagged ‘Baru’

Resensi – Kegalauan Identitas pada Masa Pasca-Orde Baru

Buku Kegalauan Identitas: Agama, Etnisitas, dan Kewarganegaraan Pada Masa Pasca-Orde Baru (istimewa)

Jakarta (ANTARA News) – Proses dan teknologi juridifikasi dalam berbagai ruang dan tingkatan adalah tema sentral yang ingin diangkat dalam buku Kegalauan Identitas: Agama, Etnisitas, dan Kewarganegaraan Pada Masa Pasca-Orde Baru.


Buku setebal 222 halaman yang ditulis oleh sembilan peneliti dalam dan luar negeri untuk kasus di Minangkabau, Bali, Papua, Lombok, Ambon, Minahasa itu adalah hasil kerjasama Pusat Penelitian Sumber Daya Regional, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2SDR-LIPI), Max Planck Institut for Social Anthropology dan Penerbit Grasindo.


Para peneliti mencatat ada dua ruang juridifikasi yang menjadi penting pasca-Orde Baru yakni ruang politik identitas terkait identifikasi kelompok etnisitas dan ruang politik agama dimana proses juridifikasi terkait dinamika identifikasi kelompok agama.


Tampaknya revitalisasi terhadap Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika mendesak dilakukan melihat beberapa hasil studi menunjukkan peningkatan identitas kesukuan yang cenderung melakukan etno-nasionalism, seperti misalnya penguatan identitas ke-Kristenan yang terlihat pada rencana mengeluarkan Perda yang menetapkan Manokwari, Papua Barat sebagai Kota Injil (halaman 81) juga di Minahasa (halaman 159).


Selain itu juga ada kasus pertarungan di antara dua kelompok etnis Sasak dan etnis Bima yang meningkat di musim-musim Pilkada (halaman 103), bahkan sentimen etnis dapat tumpang tindih dengan semangat keagamaan, seperti muncul di Bali dalam bentuk keinginan kuat membentuk pengadilan adat-agama Hindu (hal 59).


Gagasan revitalisasi ini sesuai dengan paparan Profesor Azyumardi Azra, Mantan Rektor IAIN/UIN Syarif Hidayatullah yang menjadi pembicara kunci bedah buku di Gedung Widyagraha LIPI Jl. Jend. Gatot Subroto 10, Jakarta pertengahan Maret lalu.


“Membaca buku ini saya turut galau,” ujarnya, namun dia memaparkan bahwa satu-satunya cara untuk mencegah disintegrasi karena galaunya identitas adalah dengan merevitalisasi pemaknaan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.


Menurut Azyumardi ada yang mengatakan Indonesia hampir pasti mendekati indikator negara gagal, negara yang tidak mampu menegakkan hukum selain tidak berhasil membuat warganya sejahtera.


“Indonesia ada di lampu kuning, ambang Pakistanisasi atau sektarianisme, kita di tengah kegalauan identitas, nah harusnya pemerintah dengan pemimpin agama saling bahu membahu,” ujarnya.


Data dari Wikipedia menunjukkan tentang Indeks Negara Gagal (Failed States Index/FSI) yang dikeluarkan oleh Majalah Foreign Policy bekerja sama dengan yayasan Fund for Peace dan menempatkan Indonesia dengan indeks kumulatif 83,1, atau berada di “bibir jurang” menuju negara gagal.


Data itu menunjukkan dari 177 negara, Indonesia menempati peringkat ke-61 atau turun satu tingkat dari tahun sebelumnya (2009) di mana Indonesia berada pada peringkat 62 dengan indeks kumulatif 84,1.


Meskipun tidak termasuk kategori “in danger” (gawat), namun Indonesia berada pada zona yang “tidak aman”. Indonesia dinilai masih berpotensi menjadi negara gagal, terutama dalam enam aspek: arah pembangunan, aparat keamanan, hijrah manusia, tekanan jumlah penduduk, perseteruan elite, dan kewibawaan negara.


“Oleh karenanya Pancasila tetap relevan,” kata peraih anugerah Bintang Mahaputra Utama RI atas kontribusinya dalam pengembangan Islam moderat dan peraih gelar “Commander of the Order of British Empire (CBE)” dari Ratu Kerajaan Inggris atas jasa-jasanya dalam hubungan antar-agama dan peradaban.


Pandangan multikultural secara substantif bukanlah hal baru bagi Indonesia. Prinsip negara “Bhineka Tunggal Ika” mencerminkan bahwa meskipun Indonesia adalah multi-kultural namun tetap terintegrasi dalam keikaan, kesatuan, yang menjadi dasar bagi wawasan kebangsaan danintegrasi nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Azas ke-Bhineka Tunggal Ika-an bermuara pada penyelesaian berbagai perbedaan melalui kolaborasi, kerja sama, mediasi dan negosiasi.


Dia menambahkan bahwa keragaman tidak diinterpretasikan secara tunggal. Komitmen untuk mengakui keragaman tidak berarti mencabut identitas, relativisme kultural, disrupsi sosial atau konflik berkepanjangan pada komunitas, masyarakat dan kelompok etnis dan rasial. Sebab juga terdapat berbagai simbol, nilai struktur dan lembaga yang mengikat keragaman tadi.


“Lembaga-lembaga, struktur bahkan pola tingkah laku (patterns of behaviour) tersebut memiliki fokus tertentu terhadap kolaborasi, kerjasama, mediasi dan negosiasi untuk menyelesaikan berbagai perbedaan,” katanya.


Diskusi juga dihadiri oleh dua orang editornya yakni Dr. Martin Ramstedt, peneliti senior Max Planck Institut for Social Anthropology di Halle/Saale, Jerman dan Dr. Fadjar Ibnu Thufail, antropolog dan peneliti senior di Research Center for Regional Resources Indonesian Institute of Sciences (P2SDR – LIPI)


“Buku ini adalah hasil penelitian Max Planck Institut, lembaga penelitian Jerman yang memiliki kepedulian terhadap disiplin ilmu Sosial Anthropology dengan teman-teman LIPI lalu dirangkum dan diterbitkan dalam beberapa seri,” kata Fadjar Thufail.


Peraih gelar Ph.D dari University of Wisconsin-Madison AS tahun 2007 itu juga menambahkan bahwa karya ini adalah tindak lanjut dari sebuah seminar di Lembang, Bandung dua tahu lalu yang diterbitkan dalam edisi bahasa Indonesia, nanti juga akan diterbitkan dalam bahasa Inggris.


Sementara Martin mengatakan “Indonesia adalah laboratorium kemajemukan itu sendiri, ada masalah-masalah desentralisasi, ada studi tentang bagaimana hukum dipermainkan untuk membentengi identitas, jadi hukum adalah alat untuk membentengi idenditas.”


Sedangkan Dr. Ignas Kleden yang menjadi pembicara mengatakan bahwa fokus dari buku ini adalah masalah juridifikasi, bukan pada kegalauan itu sendiri. Juridifikasi adalah strategi yang rasional untuk dapat menjamin kepentingan-kepentingannya seseorang atau kelompok bisa dicapai.


“Juridifikasi sebagai sosial cosnstruction of law, identitas itu bukan menimbulkan kegalauan tetapi a very good strategy of identity yang terkait social construction of law,” ujarnya.


Di akhir acara moderator bedah buku Dr Abdul Malik Gismar mengatakan bahwa buku ini hadir ketika persoalan identitas tampaknya mengemuka di seluruh dunia. Di Indonesia, persoalan identitas tidak pernah selesai entah itu identitas keagamaan, identitas kewarganegaran dan kitalah aktor anak-anak Orde Baru yang tidak demokratis itu.


“Memang buku ini mengangkat Isue hangat, aktual dan relevan dengan konteks Indonesia dan di tengah kondisi sosial yang memang galau, ada sumbangan yang bermanaaft untuk komunitas keilmuan dan komunitas masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” kata Abdul Malik Gismar.


Kalau yang disasar adalah segmen akademisi, buku ini memang pas karena penuh dengan idiom dan kosakata ilmiah dengan kalimat majemuk yang bagi orang awan terkesan berat. Namun buku ini memang pantas dibaca oleh penggiat interfaith dialog dan pemuka agama yang kritis.(*)


(L.*SYS/T010)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tags: , , , , , ,

Akad Kerja Baru TKI Arab Berlaku

JAKARTA l SURYA Online- Mulai tanggal 1 Maret 2011, pemerintah Indonesia memberlakukan perjanjian kerja baru dengan Arab Saudi soal tenaga kerja Indonesia (TKI). Ada delapan syarat yang harus dipenuhi Arab Saudi dalam mempekerjakan tenaga kerja.

“Jika syarat tidak dipenuhi majikan tidak bisa pekerjakan TKI,” kata Muhammad Sadri, pejabat Konsuler saat dihubungi melalui telepon, Rabu (9/3).

Delapan perjanjian itu, calon majikan wajib menyertakan alamat lengkap rumah dan peta rumah yang dilegalisir oleh semacam lurah setempat. Calon majikan diminta menyertakan keterangan jumlah keluarga, berikut kartu keluarganya dengan identitas lengkap, foto, serta memberikan daftar pekerja yang sudah dimiliki.

Untuk mempekerjakan TKI sebagai pembantu, calon majikan minimal memiliki penghasilan SR 6000 (setara Rp 14 juta) per bulan.

Calon majikan juga harus membuat daftar tugas pekerjaan, juga harus menyerahkan surat berkelakuan baik dari polisi. Terakhir, majikan memberikan surat pernyataan mengakui peran perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi, sehingga jika terjadi masalah mereka bersedia dipanggil kedutaan RI.

Perjanjian kerja itu dibuat dan ditandatangani di hadapan pejabat kedutaan RI dan mereka juga akan diwawancarai.

Dalam perjanjian kerja ini, pemerintah Arab Saudi keberatan dengan syarat memberikan foto anggota keluarga perempuan. Karena, di Arab Saudi perempuan biasanya memakai abaya yang menutup wajahnya.

Perjanjian kerja berlaku untuk permohonan baru, sedangkan majikan yang telah mempekerjakan tenaga kerja sebelum ini tidak perlu memperbarui.

Dengan adanya perjanjian kerja baru ini, diharapkan berbagai kasus penganiayaan terhadap tenaga kerja dapat dicegah. Menurut Sadri, dengan maraknya publikasi kasus penganiayaan tenaga kerja di media, jumlah tenaga kerja yang ke Arab Saudi berkurang.ti

Dibaca: 208 

Tags: , , , ,

Paradigma Baru Perpustakaan Mendesak Diwujudkan

Jakarta (ANTARA News) – Paradigma baru perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan ketrampilan hidup masyarakat harus segera diwujudkan, kata Ketua Klub Perpustakaan Indonesia (KPI) Adwityani S. Subagio, di Jakarta, pada pertengahan Januari lalu.


Adwityani yang lebih suka menyebut perpustakaan umum sebagai “universitas rakyat” itu menjelaskan bahwa paradigma baru perpustakaan umum itu dapat diwujudkan melalui optimalisasi lima fungsi perpustakaan.


Kelima fungsi perpustakaan tersebut adalah fungsi penerangan dan penyebaran informasi, fungsi pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat, fungsi penelitian dan pelestarian, fungsi sosial, budaya, dan rekreasi, serta yang terakhir adalah fungsi inspirasi dan apresiasi.


“Sesungguhnya kesadaran pentingnya keberadaan perpustakaan umum sudah cukup tinggi, namun sayang masih banyak Perpustakaan Umum Daerah yang belum mampu memenuhi dan mengkondisikan kebutuhan masyarakatnya,” kata Adwityani, aktivis yang telah merintis jejaring berbagai perpustakaan di seluruh Indonesia lebih 29 tahun lalu itu.


Mantan direktur Balai Pustaka ini mengakui bahwa implementasi kelima fungsi bagi perpustakaan umum cukup sulit karena kurangnya pemahaman dan perhatian pemuka masyarakat dan pejabat.


“Banyak dari pemangku kepentingan maupun pemangku kekuasaan yaitu para kepala daerah, kepala kecamatan dan kepala desa kurang bisa menghargai pentingnya keberadaan perpustakaan di daerahnya disebabkan pandangan bahwa perpustakaan merupakan investasi yang tidak jelas, namun kita tidak boleh surut,” ungkapnya.


Lebih jauh dia mengakui perlunya berbagai upaya serius dan keterlibatan masyarakat untuk mewujudkan paradigma baru perpustakaan umum di era otonomi daerah menuju perpustakaan modern yang mengarah pada kemandirian.


Trini Haryanti, aktivis Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) di Surabaya mengatakan bahwa peran pemuka masyarakat dan pejabat sangat penting agar Perpustakan Umum Daerah memiliki paragadima baru, sebagai pusat sumber belajar dan ketrampilan.


“Selain faktor kebijakan dan kewenangan yang harus dibenahi, pemimpin atau pemangku kebijakan dituntut untuk melihat konsidi riil di lapangan, harus fokus, serius dan memiliki komitmen tinggi,” ujar praktisi perpustakaan ini seraya menyebut beberapa perpustakaan daerah di Jawa Timur yang sudah bagus.


“Perpustakaan Umum Mojokerto, Madiun, Malang, Surabaya bagus, namun bukan berarti berhenti di sini karena masih banyak yang belum kita ketahui perkembangannya, semuanya tetap perlu dukungan sumberdaya manusia yang handal yakni memiliki kemampuan memelihara jaringan dan menumbuhkan ide kreatif,” kata dia.


Jumlah perpustakaan umum yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab pemerintah, pemerintahan provinsi kota/kabupaten – desa/kelurahan seharusnya sebanyak 72.444 buah dengan rincian 33 buah perpustakaan provinsi, 491 perpustakaan kabupaten/kota dan 71.920 perpustakaan desa/kelurahan.


Otonomi daerah memang membawa konsekuensi bagi pengembangan perpustakaan umum sesuai Undang-Undang No.43 tahun 2007 tentang Perpustakaan jungto PP No.38 tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota yang menyatakan bahwa perpustakaan merupakan salah satu urusan wajib.


“Ini amanat undang-undang loh, bahwa perpustakaan merupakan salah satu urusan wajib pemerintah daerah,” kata Supriyanto, Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia Periode Tahun 2009-2012.


Untuk membantu percepatan terwujudnya paradigma baru tersebut Klub Perpustakaan Indonesia (KPI) telah didukung oleh Perpustakaan Nasional RI dan Kementerian Dalam Negeri RI akan menyelenggarakan Semiloka berjudul Paradigma Perpustakaan Umum di Era Otonomi Daerah.


Klub Perpustakaan Indonesia menyebutkan bahwa tujuan semiloka adalah mengoptimalkan fungsi perpustakaan umum daerah untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan kearifan serta membingkai wajah budaya bangsa.


Semiloka akan berlangsung mulai 27- 29 April 2011 di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan pembicara dari kalangan birokrat, akademisi, praktisi dan perusahaan yang peduli terhadap penerapan Corporate Social Responsibility (CSR).
(Dyah)

Editor: Bambang
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tags: , , , ,

Jaring Siswa Baru, SD Blusukan ke Mal

SURABAYA l SURYA -Berbagai pendekatan ditempuh oleh lembaga pendidikan swasta di Surabaya menyambut musim penerimaan siswa baru (PSB). Salah satunya dengan membuat terobosan menjaring para calon siswa di pusat keramaian atau mal.

Seperti yang dilakukan SD Khadijah Surabaya ini. Lembaga pendidikan dasar di bawah naungan Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial (YTPSNU) Khadijah ini rela blusukan ke Giant di Jl Ahmad Yani untuk mendapatkan siswa baru.

“Kami ingin meninggalkan kesan ortodoks. Kami telah membuktikan bahwa lembaga pendidikan kami lebih maju. Sebenarnya tidak hanya tingkat SD yang kami usung di mal ini. Mulai TK sampai SMA semua kami tunjukkan kepada pengunjung mal,” kata Surahmat, Direktur YTPSNU Khadijah, saat ditemui di pusat perbelanjaan Giant, Rabu (9/2).

Selama sepekan, SD Khadijah menjaring siswa baru. Mereka mengerahkan para guru, siswa, dan seluruh personel SD tersebut dikerahkan untuk menggoda para pengunjung agar mau singgah di stan yang ada di atrium Giant lantai satu tersebut.

Tampak puluhan calon wali murid sambil menggandeng putrinya antre di stan SD Khadijah Wonokromo. Perempuan yang mengaku bernama Ny Kurniadi itu, misalnya, sengaja mendaftarkan anaknya untuk masuk SD tersebut karena sudah menjadi keinginan keluarga mereka. “Apalagi di mal begini, lebih nyaman dan santai. Saya dan anak juga bisa jalan-jalan,” kata Ny Kurniadi.

Pendaftaran siswa baru di mal yang dilakukan SD Khadijah dimulai Senin (7/2) lalu, hingga 13 Februari besok. Tiga hari menjaring siswa di mal ini dirasakan membawa dampak yang luar biasa. Dari 96 siswa calon siswa yang ditargetkan, untuk mengisi kuota mereka tahun ini, sudah ada 61 keluarga yang mendaftarkan diri. Ini di luar prediksi mereka.

“Alhamdulillah, kalau diniati serius sampai di mal begini juga mendapat hasil maksimal, ” kata Abdullah Sani, Kepala SD Khadijah.

Seperti tahun sebelumnya, SD yang berlokasi di Jl SMEA Wonokromo itu hanya membuka tiga kelas untuk tahun ajaran baru nanti. Masing-masing kelas hanya berisi 32 anak. Sebenarnya jumlah siswa baru nanti lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, sebanyak 102 siswa menghuni tiga kelas satu.

Sani menolak jika langkah yang dilakukan dengan blusukan ke mal tersebut karena kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikannya rendah. Ia mengaku, justru ingin membangun citra lebih baik akan keberadaan lembaga pendidikan di bawah naungan lembaga Islam terbesar itu.

Diakui Sani, selama ini lembaga pendidikan di bawah NU sulit mendapat kepercayaan lebih di hati masyarakat. Namun, dengan langkah inovatif dan keberanian SD Khadijah yang kian berbenah, lembaga pendidikan ini ingin sekolahnya diminati.

Apalagi, mereka tidak hanya mengenalkan lembaga pendidikan tersebut dalam pameran itu. Mereka juga menggelar festival budaya Islam yang mengajarkan kejujuran, amanah, dan tanggung jawab.

Lalu, bagaimana dengan biaya masuk? Untuk masuk di SD ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, yakni antara Rp 6,4 juta sampai Rp 7 juta. Nantinya, bagi siswa yang diterima di sekolah ini akan dikenakan SPP sebesar Rp 390.000. Biaya yang mereka sebut syahriah ini harus dibayarkan setiap bulan.

Namun, biaya ini masih lebih ringan jika dibandingkan harus masuk di SD Al Hikmah. Meski jenjangnya tingkat dasar, namun biaya masuk dan biaya pendidikan di sekolah ini mengalahkan biaya masuk perguruan tinggi.

SPP di SD Al Hikmah sebesar Rp 1 juta per bulan. Namun, bagi Kasek SD Al Hikmah, Anwar, nilai ini tidaklah mahal. Sebab mereka yang sekolah di SD tersebut adalah dari kalangan keluarga menengah ke atas. “Siswa di sini bisa berbudi dan berakhlak hingga bisa salat, ini sudah berarti,“ ucap Anwar.

Meski dengan biaya mahal dan dengan waktu pendaftaran terbatas, kuota untuk calon siswa baru mereka sudah ludes. Maklum, SD-SD swasta tersebut membuka pendaftaran siswa baru mendahului PSB yang ditetapkan pemerintah.

Seperti diketahui, biasanya, PSB baru dibuka usai Ujian Nasional. Umumnya digelar mulai Mei. Namun mereka sudah membukanya sejak Januari lalu dan berakhir Februari ini.

Sementara itu, pendaftaran di jenjang SMA di tingkat swasta juga sudah lebih dulu berakhir. Seperti di SMA Santa Maria. Sekolah yang berlokasi di Jl Raya Darmo ini tinggal menyisakan pendaftaran di jalur umum. Jalur prestasi dan kerja sama sudah berakhir di akhir Januari lalu.

Meski belum lulus SMP, namun sudah ratusan siswa yang menyerbu sekolah dengan SPP Rp 500.000 per bulan ini. Biaya masuk hingga Rp 12 juta bukan kendala dengan sekolah ini.

“Kami harus rela mendatangi SMP-SMP di Sidoarjo untuk menggelar pameran pendidikan. Selain itu, kami harus membuat terobosan dengan mengangkat prestasi sekolah,” kata Prasetya, Humas SMA Santa Maria. fai

Dibaca: 280 

Tags: , , ,

8 Benda Penting untuk Ibu Baru & Bayinya




Lifestyle » Family » 8 Benda Penting untuk Ibu Baru & Bayinya


Minggu, 6 Februari 2011 – 08:07 wib

SEBAGAI ibu yang baru saja melahirkan, menyiapkan berbagai kebutuhan si kecil terasa begitu menggairahkan. Coba cek kembali, apakah peralatan bayi dan kebutuhan ibu baru yang sudah dibeli betul-betul dibutuhkan atau hanya sekadar ‘lapar mata’?

Kelihatan cute sedikit, beli! Warnanya menawan hati, beli! Wah, jangan sampai barang-barang yang tidak begitu diperlukan malah menumpuk dan mubazir nantinya. Atau, malah ada benda penting yang terlewatkan oleh Moms!

Berikut beberapa item penting rekomendasi Mom&Kiddie.

Seperangkat pakaian bayi

Siapkan kira-kira ½ – 1 lusin stelan baju dan celananya yang berbahan lembut, halus dan menyerap keringat. Baju hangat seperti jaket atau cardigan juga pasti diperlukan si kecil, termasuk popok kain. Si kecil mungkin perlu mengganti popok hingga 10 – 12 kali per hari.

Perlengkapan mandi

Terdiri dari bak mandi, perlak mandi untuk alas ganti pakaian, handuk bayi besar, waslap, sponge bath, sabun mandi, sampo, alkohol 70 persen untuk membersihkan tali pusat, baby oil, diapers cream, bedak dan tempatnya, minyak telon, tisu basah khusus bayi, cotton buds, gunting kuku bayi, dan kapas bulat.

Perlengkapan tidur

Pilihlah boks atau tempat tidur bayi yang mengikuti standar keamanan. American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar bayi tetap satu kamar bersama orangtuanya untuk enam bulan pertama usia mereka. Buatlah sebuah ruang untuk boks si kecil di kamar tidur Anda! Selain itu, siapkan juga bantal, guling, selimut bayi dan perlak.

Baby swing atau ayunan mungkin diperlukan orangtua untuk menenangkan bayinya yang rewel. Tapi bila bayi Anda mudah ditenangkan, Anda bisa menunda pembeliannya.

Perlengkapan menyusui

Jika merasa tak nyaman memerah langsung dengan tangan, Moms bisa membeli breast pump (alat pompa ASI). Jangan asal pilih karena tak semuanya aman dan nyaman digunakan. Hindari alat pompa ASI tipe terompet atau tipe squeeze-bulb. Alat ini tidak dianjurkan karena tekanan lebih sukar dikontrol.

Pilihlah alat pompa ASI tipe silindris atau piston. Dengan menggunakan alat ini, tekanan lebih mudah diatur, dan semua bagian dapat disterilkan. Anda bisa memilih pompa manual atau pompa listrik, pilih mana yang memudahkan atau lebih nyaman bagi Anda. Siapkan pula botol susu untuk menyimpan stok ASI dan boks tempat menyimpan botol-botol ASI tersebut. Jangan lupa, siapkan pula bra khusus menyusui.

Termometer

Ada 3 jenis termometer. Pertama termometer raksa/merkuri, jenis ini umum ditemukan di kotak-kotak obat. Namun sekarang termometer raksa sudah tidak direkomendasikan lagi karena mudah pecah sehingga cairan raksa/merkuri dapat menguap dan dihirup oleh manusia.

Kedua, termometer digital, dimana menggunakan sensor panas elektrik untuk mengukur suhu tubuh. Cara menggunakan termometer ini ada beberapa cara: diletakkan di mulut, di ketiak ataupun di rektum.

Terakhir termometer tympanic, merupakan salah satu jenis termometer digital, menggunakan sinar infrared untuk mengukur suhu tubuh. Cara menggunakan termometer ini adalah dengan mengarahkannya ke dalam lubang telinga.

Kebutuhan bepergian

Walau bayi baru lahir tak dianjurkan sering bepergian, tapi kunjungan ke rumah sakit merupakan agenda wajib bagi Moms dan bayi. Moms pasti memerlukan benda-benda berikut:

1. Gendongan bayi. Pilihlah yang nyaman dan sesuaikan dengan usia si kecil. Gendongan kain cukin, gendongan ring atau gendongan bungkus cocok untuk bayi baru lahir.

2. Diaper bag. Meski dinamakan tas untuk menyimpan popok tapi fungsinya dapat juga untuk memuat tisu basah, botol susu, dompet Moms, bahkan kunci mobil sekalipun. Selain praktis, barang-barang yang dibutuhkan muat dalam satu tempat dan tidak tercerai-berai.

Pembalut

Pascamelahirkan Moms akan mengalami masa nifas dimana selama paling tidak 6 minggu akan mengeluarkan darah seperti sedang haid – bahkan bisa jadi lebih deras atau lebih sedikit berupa flek-flek saja. Nah, untuk itu, usahakan menyediakan pembalut sesuai yang Moms butuhkan dan nyaman sejak sebelum Anda melahirkan.

Baby Monitor

Bagi Moms yang merawat dan mengasuh si kecil berdua saja dengan suami tanpa bantuan pihak lain, baby monitor adalah pilihan yang tepat, yang biasanya digunakan untuk alasan keamanan si kecil.

Benda ini juga sangat berguna bagi orangtua yang sejak dini memutuskan untuk pisah kamar dengan bayinya. Dengan alat ini, Moms bisa memantau perkembangan si kecil melalui video monitor. Monitor sensor akan memberikan peringatan jika tombol sensor tidak mendeteksi gerakan dari bayi Anda selama lebih dari dua puluh detik.

Perangkat ini dapat dioperasikan dengan listrik atau baterai. Beberapa dilengkapi dengan interkom, fungsi yang memungkinkan orangtua untuk berbicara dengan anak mereka.

Beberapa baby monitor dengan merk tertentu bahkan sudah dilengkapi sensor kelembaban (humidity sensor) yang akan membuat ruangan si bayi tetap terjaga kelembabannya. Juga terdapat sebuah sensor suhu yang akan terus mengontrol temperatur ruangan.

Hebatnya, semua data yang ada bisa ditransfer ke alat monitor portable melalui layar LCD sehingga kita bisa selalu memantau si bayi dan kondisi ruangan. Melalui remote yang ada, kita juga bisa mendengarkan suara si bayi bahkan bisa berbicara dengannya melalui alat ini dengan jangkauan sampai 274 m.

(Mom& Kiddie//ftr)

















Powered By WizardRSS

Tags: , , , ,

Buyung: Bentuk Baru, Jangan Satgas Lagi!

JAKARTA | SURYA Online – Kuasa Hukum terdakwa mafia pajak Gayus H Tambunan, Adnan Buyung Nasution, menyarankan Pemerintah membuat badan baru untuk menangani penyelesaian kasus mafia pajak. Badan baru yang dimaksud bukan Satgas bentukan Pemerintah lagi, karena Satgas dianggap telah terlibat dalam rekayasa kasus mafia pajak.

“Saya tidak percaya Satgas. Mesti ada badan baru, berisi orang yang bersih, berani, punya nyali untuk melawan korupsi dan mafia pajak,” tegas Buyung, Rabu (19/01/2011).

Buyung mengatakan, badan baru yang dibuat untuk menyelesaikan mafia pajak sebaiknya jangan berasal dari birokrasi.

“Jangan yang birokrat, itu enggak bisa dipercaya. Masing-masing pasti punya kepentingan di balik itu,” ujarnya.

Buyung mengutarakan pembentukan badan baru itu setelah melihat kenyataan adanya rekayasa mengenai kasus perjalanan Gayus ke luar negeri. Satgas, lanjut dia, secara tiba-tiba mengeluarkan pernyataan bahwa Gayus keluar negeri untuk melarikan diri dan juga dikeluarkan bukti paspornya. Padahal, Gayus sendiri mengakui tidak tahu-menahu soal hal tersebut. Disinyalir, Satgas bersama pihak-pihak terkait telah merekayasa informasi itu.

“Saya juga berusaha membantu membersihkan negara ini dari korupsi. Tapi, saya tidak lagi terlibat penyelesaian kasus perjalanan Gayus ke luar negeri,” ungkap Buyung.

Dibaca: 712 

Tags: , , , , ,

Periksa Marzuki Alie Soal Pembangunan Gedung Baru DPR!

JAKARTA | SURYA Online – Rencana pembangunan gedung baru, tidak akan berjalan mulus. Gerinda kembali menyuarakan penolakannya yang telah secara resmi diberikan kepada pimpinan DPR.

Tak hanya itu, bahkan, Gerindra meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Ketua DPR Marzuki Alie yang tetap ngotot terkait rencana pembangunan tersebut.

“Apa tender sudah dilakukan dengan benar? Kemudian, soal pembiayaan konsultan yang katanya hingga Rp 18 miliar. Kalau benar sampai segitu, berarti konsultan termahal di dunia,” kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, Selasa (18/01/2011).

Sebelumnya, Ketua DPR menyatakan akan membuka seluruh dokumen terkait rencana pembangunan gedung DPR yang baru. Dalam dokumen itu, seluruh fraksi sudah menyatakan persetujuannya. Marzuki Alie sebelumnya juga mengungkapkan biaya konsultan pembangunan gedung baru sebesar Rp 18 miliar, dan sudah dibayarkan.

Fadli kemudian menegaskan, sikap partainya yang menolak rencana tersebut sama sekali tidak bertendensi apapun. Apalagi kemudian dituduh hanya untuk mencari popularitas.

Namun, proses pengadaan tender dan segala macam pengadaan barang terkait gedung mewah itu haruslah transparan.

“Sebaiknya Pak Marzuki Alie diperiksa KPK karena tterkait pembangunan gedung baru DPR ini. Sebab, uang yang digunakan untuk membangun gedung DPR yang bary, bukan uang milik para wakil rakyat. Tapi, milik rakyat,” pungkas Fadli Zon.

Dibaca: 388 

Tags: , , , , , ,

Dua Tahun Queensland Baru Akan Pulih

CANBERRA | SURYA Online – Queensland baru akan pulih dari kerusakan yang luas karena banjir dua tahun dari sekarang, kata Menteri Keuangan Federal Australia Wayne Swan, Sabtu (15/1/2011).

Dalam beberapa minggu terakhir, terjadi kehancuran senilai miliaran dolar atas berbagai infrastruktur, industri utama seperti pertambangan dan juga rumah serta bisnis lainnya yang mencapai 75 persen luas wilayah Queensland.

Menurut Swan, dampak bagi perekonomian negara bagian dan nasional sangat besar. Ia mengatakan pemulihan seluruh negara membutuhkan “cadangan devisa dalam jumlah besar”, namun pemerintah akan melakukan apa pun yang dibutuhkan.

“Apa yang harus kita lakukan dalam hari, minggu dan tahun ke depan adalah berkomitmen pada diri kita sendiri untuk membantu warga dan komunitas yang terkena bencana,” katanya.

Ia menambahkan bahwa usaha pemulihan dalam jumlah besar membutuhkan seluruh lapisan pemerintah, bisnis dan masyarakat.

Karena pemulihan ini membutuhkan waktu yang lama bagi kita untuk bekerja sama untuk menangani seluruh isu yang disebabkan oleh kejadian ini.

“Hal ini tidak akan berhenti dalam satu pekan atau satu bulan atau dua pekan atau dua bulan atau untuk hal tersebut, dua tahun.”

Swan yang berpengalaman dalam banjir 1974 sebagai anggota Dewan Pemeliharaan Sistem Pembuangan, mengatakan kerusakan yang terjadi di Brisbane dan Ipswich Queensland jauh lebih buruk meski ketinggian air tidak setinggi pada perisitwa 1974.

Dibaca: 1000 

Tags: , , , ,

Senang Dandan, Gwen Stefani Jadi Wajah Baru L’Oreal




Lifestyle » Trend and Fashion » Senang Dandan, Gwen Stefani Jadi Wajah Baru L’Oreal


Sabtu, 15 Januari 2011 – 14:28 wib

Fitri Yulianti – Okezone

GWEN Stefani terpilih menjadi wajah baru L’Oreal Paris. Ia bersiap mempromosikan pewarna bibir Infallible Le Rouge.

Gwen Stefani akan mempromosikan pewarna bibir terbaru keluaran L’Oreal Paris dalam debut kampanyenya. Penyanyi sekaligus desainer ini mengikuti jejak para selebriti lain, seperti Jennifer Lopez, Eva Longoria, dan Beyonce Knowles yang sempat menjadi ikon L’Oreal.

“Aku tidak percaya bisa menjadi salah satu model L’Oreal Paris. Aku memang suka bermain dengan penampilan, di atas panggung atau dalam video klip. Itu selalu menjadi salah satu bagian favoritku dengan tergabung di sebuah band,” ucapnya seperti dikutip dari Femalefirst, Sabtu (15/1/2011).

“Untuk bekerja sama dengan kelompok orang yang modern dan berbakat adalah hal yang benar-benar luar biasa. Aku wanita paling beruntung,” lanjut wanita berusia 41 tahun ini.

Pemilik lini fesyen L.A.M.B. ini sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya selalu terobsesi dengan make up. Bahkan saat kecil, Gwen memohon ke teman-temannya untuk mencuri make up ibu mereka supaya dia bisa bermain dengan make up.

“Aku selalu menyukai keindahan. Aku adalah gadis yang seperti, ‘Coba tanya ke ibumu apakah kita bisa bermain dengan pakaian atau make up‘. Coba Anda tebak, aku melakukan hal yang sama sekarang seperti yang aku lakukan ketika masih 10 tahun,” tuturnya.

“Aku tahu kalau aku sia-sia. Aku punya begitu banyak make up, aku tidak becanda. Aku wanita yang mau mengenakan baggy jeans, tapi tidak lupa untuk memakai riasan tebal,” ujarnya.

(ftr)

















Webmaster Forum | SEO Forum | Coding Forum | Graphics Forum

Tags: , , , , , , ,

4 Kesalahan Orang Baru Putus Cinta




Lifestyle » Lust and Love » 4 Kesalahan Orang Baru Putus Cinta


Rabu, 12 Januari 2011 – 14:16 wib

Fitri Yulianti – Okezone

BAGAIMANA Anda bisa memastikan bahwa mantan kekasih adalah belahan jiwa yang Anda cari? Anda tentu tidak bisa memastikan. Karena itu, tak perlu sedih berlebihan bila cinta Anda baru dicampakkan.

Meyakini diri satu-satunya orang yang paling bersedih karena putus cinta tentu berdampak buruk bagi kesehatan mental. Simak empat kesalahan yang biasa dilakukan orang baru putus cinta, seperti dilansir dari Lemondrop.

Masih berharap dihubungi

Semuanya sudah berakhir. Jadi sadari bahwa dia tak lagi cinta dan mau menghubungi Anda. Meski ego masih belum bisa menerima keputusannya, Anda harus berani memutuskan komunikasi supaya bisa cepat move on dan membina hubungan baru. Begitupun mantan kekasih; semakin dia cepat lupa dengan Anda, semakin cepat dia akan dapat kekasih baru.

Terlalu yakin sikap teguh hati akan berbuah baik

Banyak cerita kegigihan menjaga cinta akan berbuah baik, tapi tak perlu berkecil hati jika mimpi indah itu belum Anda miliki.

Menjadi single sampai akhirnya Anda benar-benar menemukan seseorang yang klik tentu pun bukan sebuah aib. Karena itu, mulai kini tetapkan strategi baru lebih ampuh guna meraih cinta idaman hati, berkaca dari kesalahan hubungan di masa lalu.

Lupa bahwa keluarga dan teman siap menampung kesedihan

Keluarga dan teman-teman adalah orang-orang terbaik bagi hidup Anda. Mereka bisa memberikan cinta tanpa syarat, suatu hal langka yang pasti Anda butuhkan.

Masalahnya, kita sering lupa bahwa keluarga dan teman-teman siap menawarkan cinta tak terbatas saat kita putus cinta. Melegakan bila Anda bisa curhat tentang perasaan dengan seseorang yang Anda percaya.

Sering mengenang memori cinta

Anda masih senang berjibaku dengan kenangan cinta masa lalu lewat foto, barang pemberian, email, atau apapun tentangnya? Jangan menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia dan membuat Anda makin terjebak di dalamnya. Bukalah diri dan hati untuk bisa menerima orang dan cinta baru. Juga, jangan anggap bahwa perpisahan Anda adalah kesalahan sendiri.

(ftr)

















Webmaster Forum | SEO Forum | Coding Forum | Graphics Forum

Selengkapnya Sindikasi lifestyle.okezone.com

Tags: , , , ,

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

18 queries 0.997 detik