Posts Tagged ‘Dipecat’

Terlibat Perampokan, Dua Polisi Terancam Dipecat

JAKARTA | SURYA Online – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengancam akan memecat dua anggota Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Markas Besar Polri yang diduga terlibat perampokan kendaraan berisi komputer jinjing (laptop).

“Kedua oknum polisi itu ditangkap usai melakukan perampokan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Senin (24/1/2011).

Kedua anggota Mabes Polri yang diduga terlibat perampokan kendaraan berisi puluhan laptop itu, berinisial Briptu N dan Briptu S. Kedua polisi tersebut melanggar kode etik dan profesi kepolisian karena membawa barang bukti komputer jinjing ke rumahnya sehingga terindikasi melakukan tindak pidana pencurian.

Perwira menengah kepolisian itu, menambahkan petugas Bidang Profesi dan Keamanan Polda Metro Jaya akan menggelar sidang disiplin, serta kode etik dan profesi guna menentukan sanksi yang akan diberikan kepada kedua oknum polisi itu.

“Jika vonisnya penjara tiga bulan maka terancam Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” ujar Baharudin.

Pengungkapan kasus perampokan itu berawal saat polisi menerima laporan adanya keterlibatan oknum polisi terkait perampokan komputer berdasarkan laporan dari korban. Kedua oknum polisi melakukan modus menghentikan truk milik korban yang membawa puluhan laptop dengan alasan menggelar razia.

Kemudian oknum petugas itu membawa kabur muatan truk serta membuang supir dan kondektur di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Polisi menangkap Briptu N dan Briptu S di wilayah Pondok Indah usai menerima laporan dari kedua korban perampokan, Sabtu (22/1/2011). Selain itu, polisi juga membekuk tiga tersangka lain berinisial C, K dan A yang diduga berperan memindahkan supir dan kondektur ke kendaraan yang lain, serta menyita 64 unit laptop dari jumlah total 77 unit.

Dibaca: 1000 

Tags: , , , ,

Dipecat dan Dibui Gara-gara Mi

JEMBER | SURYA- Gara-gara mencuri mi dari gudang perusahaan tempat bekerja, Wahyudi (24), warga Dusun Wringin, Desa Tambakrejo, Kec Tongas, Probolinggo, menerima hukuman ganda. Selain dipecat dari tempat kerja, ia harus meringkuk di sel tahanan Polsek Kaliwates, Jember, Jumat (17/12).

Pencurian satu dos mi seharga Rp 26.500 itu terungkap setelah salah satu karyawan PT Supratama di Kel Tegalbesar, Kec Kaliwates, Jember, melihat ada tas berisi mi di tempat yang biasa dipakai istirahat Wahyudi. Beberapa hari kemudian, kernet truk ini dipanggil pimpinan. Ia tidak mau mengaku telah mencuri. Akhirnya, pihak manajemen melaporkan kasus ini ke polisi.

Di depan petugas yang memeriksanya, Wahyudi mengaku, terpaksa mencuri karena upah yang diterima dari perusahaan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Tapi, setelah kami klarifikasi ke perusahaan tempat kerjanya, upah yang diterima pelaku sudah sesuai dengan UMK,” kata Kapolsek Kaliwates Kompol Yusuf.

Yusuf mengaku memproses kasus Wahyudi berdasar laporan pihak korban. “Memang nilai kerugian tidak besar. Tetapi agar ada efek jera sehingga kasus ini tidak akan terulang,” terangnya. uni

Dibaca: 568 

Selengkapnya SURYA Online » Nasional

Tags: , ,

BKD Pemkot Surabaya: PNS Pengguna Sabu Akan Dipecat

SURABAYA | SURYA Online - Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pemerintah Kota Surabaya menegaskan, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti mengisap sabu-sabu akan dipecat.

“Tidak ada alternatif atau belas kasihan kepada siapa saja PNS di kota ini yang terbukti menggunakan sabu-sabu. Hukumannya hanya satu, pecat,” kata Kepala BKD Surabaya, Yayuk Eko Agustin, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (13/12/2010).

Menurut Yayuk, oknum PNS yang terlibat sabu-sabu dinilai tidak tahu terima kasih dan menodai institusi, khususnya pemerintah kota maupun DPRD Surabaya. Karena itulah dia menganggap, sanksi pemecatan dengan tidak hormat merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Aturannya sudah jelas dan tertulis besar, bahwa siapapun anggota PNS yang bermain-main dengan narkoba dipastikan dipecat. Itu belum sanksi hukum dari polisi,” jelas Yayuk.

Dia juga mengimbau kepada pegawai lainnya, agar menjaugi dan tidak terlibat narkoba jenis apapun. Selain ancaman pemecatan, maka pihaknya menyerahkan sepenuhnya terhadap hukum.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Jambangan memenjarakan oknum PNS di lingkungan DPRD Surabaya, ES (34), warga Bulak Banteng Wetan, karena terbukti sebagai pengguna dan memiliki  sabu-sabu. Dari tangan ES, polisi menyita satu poket sabu-sabu.

Dibaca: 64 

Selengkapnya SURYA Online

Tags: , , , , ,

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin

18 queries 0.390 detik